Nguri-Uri Tradisi Tenongan Sebagai Wujud Rasa Syukur Bagi Masyarakat Desa Tunjungseto di Tengah Era Modernisasi
Keywords:
Tenongan, Pelestarian Budaya, ukhuwah Islamiyah, modernisasiAbstract
Penelitian ini memfokuskan pada pelestarian tradisi Tenongan sebagai wujud rasa syukur masyarakat Desa Tunjungseto di tengah era modernisasi. Tujuan pengabdian adalah mendokumentasikan nilai-nilai budaya, spiritual, dan sosial yang terkandung dalam tradisi tersebut sekaligus mendorong pelestariannya di kalangan generasi muda. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi lapangan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa tradisi Tenongan tidak hanya sebagai ritual syukuran atas hasil bumi, tetapi juga memperkuat ukhuwah Islamiyah, kebersamaan, solidaritas, dan identitas budaya lokal, meski menghadapi tantangan modernisasi. Upaya pelestarian melalui edukasi dan partisipasi aktif masyarakat serta dukungan tokoh dan pemerintah daerah menjadi kunci keberlangsungan tradisi ini. Pelestarian Tenongan menjadi sarana penguatan nilai akidah, ibadah sosial, dan persaudaraan dalam masyarakat yang dinamis dan modern.
