Pemberdayaan Masyarakat Melalui Ekobrick Sebagai Media Edukasi Daya Tarik Lingkungan dan Wisata di Desa Mejagong
Keywords:
Kali Celo, Desa Mejagong, Wisata Air, Ekobrick, Spot Selfie, KKN, Daur UlangAbstract
Kali Celo merupakan sebuah saluran irigasi yang berkembang menjadi destinasi wisata air alami di Desa Mejagong, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji potensi ekowisata lokal melalui pendekatan deskriptif-kualitatif terhadap fenomena pemanfaatan sungai oleh masyarakat. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan warga setempat, serta studi pustaka dari berbagai sumber. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kali Celo memiliki daya tarik utama berupa kejernihan air, suasana alami, serta aktivitas wisata murah dan aman bagi anak-anak. Program Kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat sampah plastik sekaligus menciptakan ruang publik yang estetik dan bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui pembuatan ecobrick menggunakan botol Le Mineral, aqua dan lain lain dengan ukuran 600 ml yang diisi penuh dengan sampah plastik kering hingga padat dan keras. Ecobrick yang telah selesai kemudian disusun menjadi instalasi kreatif berupa spot selfie yang menarik dan ramah lingkungan. Program ini tidak hanya berfokus pada pengelolaan limbah plastik, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat melalui edukasi pengolahan sampah menjadi produk bernilai guna dan bernilai estetika. Hasil pelaksanaan program menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi, peningkatan kesadaran lingkungan, serta terciptanya area swafoto baru yang berpotensi mendukung promosi wisata lokal.
