Air Ampas Tahu Diolah Menjadi Bibit Tahu di Desa Karangmoncol

Authors

  • Andina Velisha Saputri UIN Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Nadia Naila Sifa UIN Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Pandu Priambadha UIN Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Vanissa Nur Ramadhani UIN Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Ziyad Falih Anjab UIN Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Ischak Suryo Nugroho UIN Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Keywords:

Air ampas tahu, Bibit Tahu, Pengelolaan Limbah, Karangmoncol

Abstract

Limbah cair hasil produksi tahu, khususnya air ampas tahu, sering dianggap tidak memiliki nilai guna dan dibuang begitu saja ke lingkungan. Padahal, air ini masih mengandung sari kedelai yang kaya akan protein, lemak, dan mineral yang dapat dimanfaatkan kembali. Di Desa Karangmoncol, sebagian besar pengrajin tahu belum mengetahui bahwa air ampas tahu dapat diolah menjadi bibit tahu berkualitas yang siap digunakan pada proses produksi berikutnya. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkenalkan teknik sederhana namun efektif dalam mengolah air ampas tahu menjadi bibit tahu. Kegiatan meliputi survei awal, sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan warga mampu memproduksi bibit tahu secara mandiri, yang berdampak pada pengurangan limbah cair, efisiensi biaya, dan kualitas rasa tahu yang tetap terjaga. Inovasi ini diharapkan menjadi praktik berkelanjutan yang dapat direplikasi di daerah lain.

Downloads

Published

2025-10-10

How to Cite

Air Ampas Tahu Diolah Menjadi Bibit Tahu di Desa Karangmoncol. (2025). Kampelmas, 4(2), 1063-1070. https://proceedings.uinsaizu.ac.id/index.php/kampelmas/article/view/1480

Similar Articles

1-10 of 191

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)