Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Penguatan Kerajinan Bambu (Kreneng) Berbasis Kewirausahaan di Desa Karangmangu Banjarnegara
Keywords:
Pemberdayaan, Kewirausahaan, Bambu Kreneng, Kearifan LokalAbstract
iset ini ditujukan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat di Desa Karangmangu, Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara, melalui penguatan kerajinan bambu kreneng berbasis kewirausahaan. Isu utama yang dihadapi adalah keterbatasan pengetahuan kewirausahaan, kurangnya akses pasar, dan kendala manajemen usaha yang menghambat pengembangan kerajinan ini sebagai warisan budaya dan sumber penghasilan. Metode pengabdian menggunakan pendekatan Assets-Based Community Development (ABCD) dan dilaksanakan berbasis program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam kurun 40 hari. Analisis data yang digunakan adalah kualitatif melalui survei lapangan dan wawancara langsung sekaligus menggunakan pendekatan partisipatif, dimana peserta dilibatkan secara aktif dalam setiap tahap kegiatan, mulai dari pelatihan, praktik lapangan hingga evaluasi hasil. Kegiatan ini melibatkan masyarakat, pelaku UMKM, dan pemuda desa secara partisipatif, dengan fokus pada workshop kerajinan bambu. Hasilnya menunjukkan bahwa workshop berhasil meningkatkan semangat dan keterampilan pengrajin, serta mendorong keberlanjutan usaha dengan memanfaatkan potensi lokal yang melimpah dan keterampilan yang sudah ada. Penguatan kewirausahaan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan melestarikan budaya lokal.
