Revitalisasi Perpustakaan Sekolah Dalam Membangun Budaya Literasi di SDN 4 Sampang, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen
Keywords:
Perpustakaan Sekolah, Literasi, Minat Baca, RevitalisasiAbstract
Perpustakaan SDN 4 Sampang, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, mengalami degradasi fungsi akibat kurangnya perawatan, keterbatasan dana, serta minimnya pengelolaan. Kondisi perpustakaan yang memprihatinkan, dengan buku usang dan ruang baca yang tidak nyaman, berdampak pada rendahnya minat baca siswa. Fokus pengabdian ini adalah melakukan revitalisasi perpustakaan sebagai pusat literasi sekolah. Tujuan kegiatan adalah mengembalikan fungsi perpustakaan serta menumbuhkan tradisi literasi di kalangan siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) melalui tahapan Discovery, Dream, Design, Define, dan Destiny dengan melibatkan pihak sekolah dan siswa secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan signifikan, ditandai dengan perbaikan fisik ruang baca melalui penambahan dekorasi edukatif, pembaruan koleksi buku, serta penataan pengelolaan yang lebih teratur. Selain itu, terjadi peningkatan kunjungan siswa ke perpustakaan, berkembangnya kebiasaan membaca, dan tumbuhnya kreativitas melalui kegiatan literasi seperti membaca bersama, story telling, dan penulisan jurnal harian. Revitalisasi ini membuktikan bahwa perpustakaan dapat kembali menjadi pusat pengetahuan yang mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar.
