Kontribusi Usaha Kelapa Menjadi Kopra Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Petani di Desa Kaliputih Kecamatan Purwojati Kabupaten Banyumas
Keywords:
Kopra, Proses, Industri, BisnisAbstract
Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)adalah: 1) Mengetahui proses pengolahan kelapa menjadi kopra pada industry kopra desa kaliputih, 2). Menganalisis besar nilai tambah yang diperoleh pemilik industri kopra di desa kaliputih. Penilitian ini dilaksanakan pada industri kopra yang berada didesa Kaliputih, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas. Industri ini merupakan industri kopra kecil yang jika dilihat dari jumlah tenaga kerja dan kapasitas produksinya dibandingkan dengan industri yang paling berpengalaman dalam mengolah kopra. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer dan sekunder. Data primer yaitu data-data yang diperoleh dari hasilpenilitian dengan wawancara secara langsung dengan pemilik industri dibantudaftar pertanyaan. Data sekunder yaitu data yang diperoleh dari berbagai sumber seperti jurnal, dan instansi yang terkait. Metode yang digunakan menggunakan metode pengabdian yang merupakan kegiatan masyarakat yang dilaksanakan di Desa Kaliputih. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif untuk menjelaskan proses pengelolaan kelapa menjadi kopra yang masih bersifat tradisional dan terdiri dari berbagai tahapan. Dimulai dari penyediaan bahan baku berupa kelapa, pengupasan sabuk kelapa, pembelahan kelapa, penjemuran tahap1, pencungkilan, penjemuran tahap 2, pencincangan, dan pengemasan yang mana masih banyak menggunakan tenaga manusia dibanding mesin. Produk kopra yang dihasilkan masih bersifat tradisional yaitu kelapa butiran berkualitas rendah pemanfaatan hasil belum banyak dilakukan oleh petani, sehingga pendapatan dari usaha kopra belum diperoleh secara optimal. Kontribusi usaha menjadi kopra memiliki prospek yang cukup baik yang untuk mengisi peluang pasar lokal. Selain itu kegiatan pengolahan kelapa merupakan salah satu penanganan hasil pertanian karena dapat meningkatkan nilai tambah pada komoditas tersebut.
