Penyuluhan Pengelolaan Tanaman Obat Keluarga dengan Metode Komposer dan Pengolahan Simplisia di Desa Lebaksiu Lor, Kabupaten Tegal
Keywords:
TOGA, Lebaksiu LorAbstract
Tanaman obat keluarga yang kerap kali disebut TOGA adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang memiliki khasiat sebagai obat. Lingkungan perkotaan dengan lahan sempit menjadi sebuah kendala utama dalam budidaya tanaman obat. Lahan yang sempit menjadi permasalahan baru dalam pengembangan budidaya tanaman obat keluarga. Solusi yang ditawarkan adalah dengan menanam tanaman obat keluarga menggunakan polybag dan pot dengan media kompos dari limbah rumah tangga, yang kemudian hasil panen tanaman obat keluarga diolah menjadi simplisia. Metode Asset-Based Community Development (ABCD) digunakan dalam program ini dengan mengidentifikasi dan memanfaatkan aset lokal, termasuk keterampilan warga, sumber daya alam, dan infrastruktur yang ada. Luas wilayah Desa Lebaksiu Lor secara keseluruhan mencapai 279,6162 Ha dengan luas lahan pertanian sekitar 27,5 Ha dari luas wilayah. PKK Kabupaten Tegal mempunyai program pembinaan rumah sehat yang kemudian menjadi salah satu program kerja PKK Desa Lebaksiu Lor untuk menjadikan Desa rumah sehat.
