Optimalisasi Penanganan Stunting Melalui Peningkatan Pola Asuh Anak pada Keluarga Era Digital di Desa Klampok Banjarnegara

Authors

  • Nurfuadi Nurfuadi UIN Saizu Purwokerto
  • Opi Dwi Prastowo UIN Saizu Purwokerto
  • Yulita Indah Rizkiana UIN Saizu Purwokerto

Keywords:

Ibu, Pola Asuh, Stunting, Era Digital

Abstract

Keluarga sebagai salah satu trisentra pendidikan merupakan tempat pendidikan yang pertama dan utama bagi pembentukan karakter anak. Metode sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah accidental sampling yang mana pengambilan sampel berdasarkan waktu yang ditentukan. Sejumlah 29 sampel yang menjadi partisipasi. Adapun kategorinya adalah ibu bali yang memiliki anak usia 0-2 tahun yang mengalami balita pendek atau stunting, gizi dan berat badan kurang dari batas normal. Hasil penelitian yang diperoleh adalah menemukan bahwa terdapat hubungan yang cukup signifikan antara pola asuh orang tua. Dapat dikatakan bahwa pola asuh yang kurang baik dari orang tua, 8 kali lebih anaknya cenderung berisiko terkena kejadian stunting jika dibandingkan dengan anak yang mendapatkan pola asuh yang baik dari orang tuanya. Pola asuh yang dibutuhkan pada era digital adalah pola asuh yang demokratis atau authoritative. Pola asuh ini berupaya membantu anak agar bersikap kritis terhadap pengaruh-pengaruh negatif dari era digital. Oleh karena itu, orang tua harus mampu berperan untuk mendidik dan membimbing anak supaya menggunakan media digital untuk tujuan yang benar dan positif.

Downloads

Published

2024-04-30

How to Cite

Optimalisasi Penanganan Stunting Melalui Peningkatan Pola Asuh Anak pada Keluarga Era Digital di Desa Klampok Banjarnegara. (2024). Kampelmas, 3(1), 469-477. https://proceedings.uinsaizu.ac.id/index.php/kampelmas/article/view/1097

Similar Articles

1-10 of 226

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)