Inovasi Sampah Galon sebagai Media Tanaman Bahan Pangan terhadap Ketahanan Pangan Masyarakat Desa Kenteng
Keywords:
Ketahanan Pangan, Bahan Pokok, Ketidakstabilan HargaAbstract
Program kegiatan KKN-Reguler UIN Saizu Purwokerto berusaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Sebelum menyusun program KKN, dilakukan observasi untuk menyesuaikan program dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di Desa Kenteng. Kebutuhan konsumsi masyarakat bukan hanya kebutuhan pokok seperti beras, jagung, gandum, dan singkong, tetapi juga kebutuhan sayur-sayuran dan buah-buahan sebagai pelengkap kebutuhan nutrisi tubuh. Budidaya tanaman dengan menggunakan bahan bekas seperti botol, ember, galon cocok untuk tanaman sayuran seperti cabai, tomat, terong dll. Upaya penanaman bibit tanaman bahan pokok di Desa Kenteng Kebumen mengarah pada sasaran masyarakat dari kalangan Ibu-Ibu PKK. Hal ini berangkat dari pemikiran bahwa potensi pekarangan sebagai sumber pemenuhan gizi keluarga cukup besar dan ketidakstabilan harga bahan pokok di pasaran. Luas pekarangan di Lingkungan Desa Kenteng cukup luas, diharapkan mampu mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan dalam rumah tangga, setidaknya untuk beberapa komoditas tertentu. Kegiatan ini bermaksud untuk mengoptimalisasi kegiatan ibu-ibu PKK agar terwujudnya semangat kemadirian dan ketahanan pangan desa. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian ini adalah para ibu-ibu PKK yang berada di Desa Kenteng, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen. Kegiatan pengabdian yang dilakukan disajikan dalam bentuk penyuluhan dan praktek pembuatan media tanaman dari galon dan botol bekas. Berdasarkan program yang telah dilaksanakan oleh tim pengabdian dari KKN-Reguler UIN Saizu Purwokerto diperoleh kesimpulan bahwa kegiatan penyuluhan dan praktik pelatihan melalui program ini sangat dibutuhkan. Hal ini terlihat pada saat pelatihan dan hasil wawancara, dimana masyarakat sangat antusias dalam mengikuti semua rangkaian kegiatan dan mampu menerapkan serta memanfaatkan keterampilan tersebut.
