Workshop Hidroponik dan Ketahanan Pangan Oleh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Rowokele Bekerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen
Keywords:
Pelatihan Hidroponik, KKN, Inovasi Pertanian, Ketahanan Pangan LokalAbstract
Desa Pringtutul Kecamatan Rowokele Kabupaten Kebumen merupakan wilayah dengan mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani yang masih mengandalkan metode pertanian konvensional berbasis tanah. Meskipun memiliki pengalaman agraris yang kuat, ketergantungan pada satu metode tanam seringkali membatasi produktivitas dan rentan terhadap masalah seperti hama tanah dan kondisi cuaca. Menjawab tantangan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Prof K.H Saifuddin Zuhri Purwokerto Kelompok 22 berkerja sama dengan Dinas Pertanian Kecamatan Rowokele menyelenggarakan seminar dan pelatihan dengan tujuan utama memperkenalkan hidroponik sebagai inovasi media tanam alternatif yang tidak memerlukan lahan luas. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan dasar-dasar hidroponik, keunggulan dan kelemahannya, jenis-jenis sistem hidroponik, sayur apa saja yang bisa diaplikasikan serta cara meracik nutrisi AB Mix. Fokus utama pelatihan adalah praktik langsung pembuatan instalasi hidroponik sistem sumbu (wick system) menggunakan bahan-bahan bekas boks styrofoam. Partisipasi aktif peserta selama sesi materi dan praktik menunjukkan bahwa informasi yang disampaikan mudah diterima dan relevan dengan kebutuhan mereka. Seminar ini tidak hanya berhasil meningkatkan pengetahuan, tetapi juga memotivasi warga untuk segera mengaplikasikan teknik hidroponik di rumah masing-masing sebagai upaya mendukung ketahanan pangan lokal.
