Pengembangan Ekonomi Kreatif Melalui Pelatihan Pengolahan Limbah Serabut Kelapa Pada Siswa-Siswi MA dan MTS Walisongo Gembongan Kecamatan Sigaluh Kabupaten Banjarnegara

Authors

  • Siska Fatma Mustikasari Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Sulma Nely Faizah Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Nadia Anggita Safitrii Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Tri Wibowo UIN Saizu Purwokerto

Keywords:

Ekonomi Kreatif, Pengolahan Limbah, Serabut Kelapa

Abstract

Serabut kelapa ialah komponen di dalam buah kelapa yang jika dibuat dan diurai bisa menjadi barang yang diperlukan pasar lokal dan justru membuat barang dikirim keluar negeri bermutu tinggi. Persoalan kemasyarakatan yang kami jumpai di desa gembongan, kecamatan sigaluh Kabupaten Banjarnegara ini ialah masalah penimbunan sampah sabut kelapa. Pengendalian untuk menanggulangi problematika kemasyarakatan yang berjumpa itu maka dengan melaksanakan penyuluhan dan penataran pengolahan sabut kelapa dengan membuat produk yang berguna dan mempunyai harga jual. Sabut kelapa ialah serat alami yang bisa di olah menjadi sapu. Tujuan dari pengabdian ini adalah bisa menuntaskan problematika kemasyarakatan yang ada di desa Gembongan Kecamatan Sigaluh Kabupaten Banjarnegara meningkatkan pengetahuan siswa-siswi tentang pengolahan limbah, melahirkan kesempatan berbisnis industri rumahan yang baru serta lingkungan menjadi bersih dan sehat. Analisis ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk maksud memberikan bayangan, mengungkapkan realita dan mendeskripsikan informasi tentang pemberdayaan ekonomi kreatif melalui pelatihan pengolahan limbah serabut kelapa. Program yang dilakukan meliputi 1) Penyuluhan untuk meningkatkan jiwa wirausaha diantaranya dengan penyampaian materi ekonomi kreatif dan pengolahan limbah serabut kelapa serta motivasi berbisnis 2) pelatihan mengolah limbah serabut kelapa menjadi sapu. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah menumbuhkan kesadaran siswa-siswi MA Walisongo berjiwa wirausaha yang mandiri dan kreatif. Penulis berharap dengan munculnya karya tulis ini laporan tentang kegunaan serta bahan yang di dapatkan yang berasal dari sampah serabut kelapa bisa terpencar luas, baik di lingkungan pemerintah, produksi kecil ataupun penduduk bisa melaksanakan dan memilih bahan serabut kelapa yang tidak memilih dampak negative terhadap area sekitar dan mutakhir menjadi penggalan dari pertumbuhan sustainble design, green design, soacial enterpreneurship, dan agenda terkait lainnya.

Downloads

Published

2022-10-31

How to Cite

Pengembangan Ekonomi Kreatif Melalui Pelatihan Pengolahan Limbah Serabut Kelapa Pada Siswa-Siswi MA dan MTS Walisongo Gembongan Kecamatan Sigaluh Kabupaten Banjarnegara. (2022). Kampelmas, 1(2), 861-872. https://proceedings.uinsaizu.ac.id/index.php/kampelmas/article/view/576

Similar Articles

1-10 of 267

You may also start an advanced similarity search for this article.